Setelah diutus, Paulus dan Barnabas mulai memberitakan Injil ke berbagai tempat. Dalam perjalanan itu, mereka bertemu dengan seorang tukang sihir bernama Elymas.
Elymas berusaha menghalangi gubernur Sergius Paulus untuk mendengarkan Injil dan percaya kepada Tuhan. Ia mencoba membelokkan orang dari kebenaran.
Melihat hal itu, Paulus yang dipenuhi Roh Kudus berkata:
“Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran ….”
Kisah Para Rasul 13:10
Tidak lama kemudian, Elymas menjadi buta untuk sementara waktu.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa ketika Injil diberitakan, tidak semua orang akan menerimanya dengan terbuka. Akan selalu ada perlawanan terhadap kebenaran.
Namun kuasa Tuhan jauh lebih besar daripada segala usaha untuk menghalangi pekerjaan-Nya.
Sampai hari ini pun, ada banyak hal yang bisa menjauhkan manusia dari terang firman Tuhan.
Oleh karena itu, marilah kita belajar mencintai kebenaran firman Tuhan dan tidak menolak terang yang Ia nyatakan. Sebab hanya firman Tuhan yang mampu menuntun kita kepada jalan yang benar dan membawa kita hidup di dalam terang-Nya. Firman Tuhan menuntun kita keluar dari kegelapan.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin