Melanjutkan pasal sebelumnya mengenai korban penebus salah, apa korbannya?
“Sebagai korban penebus salahnya haruslah ia mempersembahkan kepada TUHAN seekor domba jantan yang tidak bercela dari kambing domba, yang sudah dinilai, menjadi korban penebus salah, dengan menyerahkannya kepada imam.”
Imamat 6:6
Mengapa harus yang tidak bercela? Karena itu menunjukkan kesempurnaan. Persembahan yang sempurna ini melambangkan Kristus.
“Domba yang dikorbankan itu melambangkan ‘Anak Domba Allah,’ yang di dalamnya terdapat satu-satunya pengharapan kita untuk memperoleh keselamatan. Kata rasul, ‘Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.’ 1 Korintus 5:7. Tidaklah cukup domba itu disembelih; darahnya harus dipercikkan di atas ambang pintu; demikian juga jasa dari darah Kristus harus dikenakan kepada jiwa kita. Kita harus percaya, bukan saja la telah mati bagi dunia ini, tetapi juga Ia telah mati bagi kita secara perseorangan. Kita harus mengenakan kepada diri kita jasa dari korban penebusan itu.”
Patriarchs and Prophets 277.1
“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”
1 Petrus 1:18-19
Oleh karena itu, marilah kita hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Ingatlah bahwa kita sudah ditebus dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang tak bercela.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin