Pasal ini mengajarkan kita tentang kekudusan dalam pelayanan dan aturan persembahan kepada Tuhan.
“Juga apabila seseorang mempersembahkan kepada TUHAN korban keselamatan sebagai pembayar nazar khusus atau sebagai korban sukarela dari lembu atau kambing domba, maka korban itu haruslah yang tidak bercela, supaya TUHAN berkenan akan dia, janganlah badannya bercacat sedikit pun.”
Imamat 22:21
Jadi, persembahan kepada Tuhan haruslah sempurna, tidak boleh tanpa cacat. Tuhan ingin mengajarkan kepada kita bahwa kita harus mempersembahkan yang terbaik untuk-Nya.
Sama seperti korban yang dipersembahkan haruslah yang tidak bercela, begitu juga dengan hidup kita. Berikan yang terbaik untuk Tuhan, bukan yang cacat atau sisa. Biarlah kita mempersembahkan hidup, waktu, harta, tubuh, tenaga, pelayanan, dan hati kita kepada Tuhan dengan sepenuh hati.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin