Pasal ini mencatat rincian korban-korban pada hari-hari raya besar Israel, yaitu Hari Raya Sangkakala (ayat 1-6), Hari Pendamaian (ayat 7-11), dan Hari Raya Pondok Daun (ayat 12-38).

Pada hari Pendamaian, umat harus datang dengan rendah hati, mengakui dosa, dan menerima pendamaian.

“Yesus adalah Pembela kita, Imam Besar kita, Pengantara kita. Kedudukan kita seperti kedudukan bangsa Israel pada Hari Pendamaian. Ketika imam besar memasuki Tempat Mahakudus, yang melambangkan tempat di mana Imam Besar kita sekarang memohon, dan memercikkan darah pendamaian di atas takhta belas kasihan, tidak ada kurban pendamaian yang dipersembahkan di luar tempat itu. Sementara imam itu memohon kepada Allah, setiap hati harus tertunduk dalam penyesalan, memohon pengampunan atas pelanggaran.”

Lift Him Up 319.2

Jadi, saat ini kita juga harus seperti bangsa Israel saat hari Pendamaian, yaitu kita harus sungguh-sungguh menyesal dan bertobat akan dosa kita, memohon pengampunan atas pelanggaran dan dosa kita.

Kiranya kita semua setiap hari bisa merenungkan kehidupan kita dan mengakui dosa-dosa kita dengan penyesalan yang mendalam serta bertobat dan memohon pengampunan kepada Tuhan atas pelanggaran dan dosa kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: