Setelah Tuhan menyatakan bahwa Musa tidak akan masuk Tanah Perjanjian, respons Musa tidak memohon keringanan bagi dirinya, melainkan berkata:
“Biarlah TUHAN, Allah dari roh segala makhluk, mengangkat atas umat ini seorang yang mengepalai merekawaktu keluar dan masuk, dan membawa mereka keluar dan masuk, supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.”
Bilangan 27:16-17
Jadi, Musa memikirkan kelangsungan umat Allah sehingga meminta agar ada seorang yang memimpin mereka. Dan pada ayat selanjutnya dipilihlah Yosua menjadi pengganti Musa.
“Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: ‘Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya,’”
Bilangan 27:18
Mengapa Yosua dipilih?
“Yosua telah lama mendampingi Musa; dan karena ia adalah orang yang bijaksana, cakap, dan beriman, ia dipilih untuk menggantikannya.”
Patriarchs and Prophets 462.4
Jadi, Tuhan memilih orang yang penuh roh, bijaksana, cakap, dan beriman untuk memimpin bangsa-Nya.
Dari sini kita diingatkan bahwa Tuhan akan selalu menyediakan pemimpin bagi umat-Nya yang sesuai dengan kriteria-Nya dan ingatlah juga bahwa pekerjaan Tuhan tidak bergantung pada satu orang.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin