Pasal ini mengisahkan upaya Balak, raja Moab, untuk mengutuk Israel melalui Bileam. Namun berulang kali, niat kutuk berubah menjadi berkat, karena Tuhan sendiri yang menguasai perkataan Bileam.
“Ketahuilah, aku mendapat perintah untuk memberkati, dan apabila Dia memberkati, maka aku tidak dapat membalikkannya.”
Bilangan 23:20
Pasal ini menegaskan satu kebenaran besar: apa yang Tuhan berkati, tidak seorang pun dapat mengutuknya.
Kiranya renungan singkat ini boleh menguatkan kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.