Pasal ini mengisahkan upaya Balak, raja Moab, untuk mengutuk Israel melalui Bileam. Namun berulang kali, niat kutuk berubah menjadi berkat, karena Tuhan sendiri yang menguasai perkataan Bileam.

Pasal ini menegaskan satu kebenaran besar: apa yang Tuhan berkati, tidak seorang pun dapat mengutuknya.

Kiranya renungan singkat ini boleh menguatkan kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: