Saat membaca pasal ini, ada beberapa perikop di dalamnya, tetapi dari beberapa kisah, saya tertarik membahas lagi mengenai Simei. Ingat kisah di pasal 16 tentang Simei yang mengutuk Daud?

Hari ini kita masuk ke pasal 19 yang mana Daud kembali lagi ke Yerusalem setelah pemberontakan Absalom. Dan yang menarik adalah salah satu yang menyambut kedatangan Daud adalah Simei yang di pasal 16 mengutuk Daud. Lalu apa yang dikatakan Simei di pasal ini kepada Daud?

Lalu apa tanggapan raja Daud?

“Simei, … mengakui tindakannya yang memberontak terhadap Daud. Mereka yang menyaksikan tindakannya yang kejam mendesak Daud untuk tidak mengampuni nyawanya, karena dia mengutuk orang yang diurapi Tuhan. Namun Daud menegur mereka. Dia tidak hanya menyelamatkan nyawa Shimei, tapi dengan penuh belas kasihan memaafkannya. Seandainya Daud mempunyai roh balas dendam, ia dapat dengan mudah memuaskannya dengan membunuh pelakunya.” (The Spirit of Prophecy, Vol. 1, 384).

The SDA Bible Commentary, Vol. 2, 1024.4

Dari sini ada 2 hal yang ingin saya bagikan.

Pertama, jika kita berbuat salah, jangan lupa untuk mengakui kesalahan kita dan meminta maaf.

Kedua, milikilah roh belas kasihan seperti Daud, janganlah memiliki roh pendendam.

Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: