Raja Hizkia dicatatkan sebagai raja yang melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Ia juga menjauhkan bukit-bukit pengorbanan (baca lengkapnya di ayat 3-5).
Akhirnya Hizkia dicatatkan, “Ia percaya kepada TUHAN, Allah Israel, dan di antara semua raja-raja Yehuda, baik yang sesudah dia maupun yang sebelumnya, tidak ada lagi yang sama seperti dia. Ia berpaut kepada TUHAN, tidak menyimpang dari pada mengikuti Dia dan ia berpegang pada perintah-perintah TUHAN yang telah diperintahkan-Nya kepada Musa.” (2 Raja-raja 18:5-6)
Oleh karena Hizkia percaya kepada Tuhan, melakukan apa yang benar di mata Tuhan dan tidak menyimpang dari perintah Tuhan, “Maka TUHAN menyertai dia; ke mana pun juga ia pergi berperang, ia beruntung. Ia memberontak kepada raja Asyur dan tidak lagi takluk kepadanya.” (2 Raja-raja 18:7)
Jadi dari sini kita diingatkan bahwa ada berkat yang Tuhan berikan kepada orang yang mau mendengarkan dan menuruti perintah-Nya.
“Berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.”
Ulangan 11:27
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin