“Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun.”
2 Korintus 10:4-5
Paulus mengingatkan bahwa meskipun kita hidup di dunia, kita tidak berjuang dengan cara dunia. Senjata kita bukanlah kekerasan, kepintaran manusia semata, atau strategi duniawi—melainkan kuasa Allah yang sanggup meruntuhkan benteng-benteng.
“Dalam menghadapi orang-orang yang tidak masuk akal dan jahat, mereka yang percaya pada kebenaran harus berhati-hati agar tidak … menggunakan senjata-senjata Iblis yang sama seperti yang digunakan musuh-musuh mereka, dengan memberi kebebasan pada perasaan pribadi yang kuat, serta membangkitkan hawa nafsu dan permusuhan yang pahit terhadap diri mereka sendiri dan terhadap pekerjaan yang Tuhan berikan kepada mereka untuk dilakukan.”
This Day With God 99.2
Sering kali “benteng” itu bukan sesuatu yang terlihat secara fisik, tetapi ada di dalam pikiran kita: kesombongan, ketakutan, keraguan, kepahitan, hawa nafsu, atau pola pikir yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Semua ini bisa menghalangi kita untuk benar-benar mengenal Allah.
Sering kali kita kalah bukan karena keadaan, tetapi karena pikiran kita sudah lebih dulu menyerah.
Namun kabar baiknya: Tuhan memberi kita senjata rohani yang berkuasa. Firman-Nya, doa, dan tuntunan Roh Kudus sanggup meruntuhkan setiap benteng itu—asal kita mau menyerahkannya kepada-Nya.
Kemenangan rohani dimulai ketika pikiran ditaklukkan kepada Kristus.
Oleh karena itu, “Tetaplah meninggikan Yesus. Kita adalah pekerja bersama dengan Allah. Kita diperlengkapi dengan senjata rohani, yang ampuh untuk meruntuhkan benteng-benteng musuh. Kita tidak boleh sekali-kali salah menggambarkan iman kita dengan memasukkan sifat-sifat yang tidak seperti Kristus ke dalam pekerjaan. Kita harus meninggikan hukum Allah … Kita juga harus menunjukkan kasih kepada jiwa-jiwa yang untuknya Kristus telah mati … Dan Alkitab, firman-Nya, harus membuat kita bijaksana menuju keselamatan.” (This Day With God 99.2)
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin