Pernahkan kalian berpikir atau mengalami kejadian yang tidak adil dalam hidup ini? Dan bagaimana kalian meresponnya?
Louisa Stead, seorang istri dari keluarga yang sederhana, kehilangan suaminya sangat sedang menolong seorang anak kecil. Pada saat itu mereka pergi berlibur ke pantai dan mereka melihat seorang anak yang terbawa arus yang kencang. Tanpa berpikir lama, sang suami langsung masuk ke dalam air untuk menolong anak tersebut. Tetapi gantinya keluar dari arus tersebut, arus itu merenggut kedua nyawa baik anak kecil itu dan juga suami Louisa.
Sejak kejadian itu, Louisa hanya hidup dengan putrinya yang masih balita dan kehidupan mereka cukup sulit karena sebelum kejadian tragis itu hanya suami Louisa yang bekerja. Tetapi Louisa terus berjuang untuk mencukupkan kehidupannya sehari-hari bersama anaknya.
Suatu hari, mereka sangat berkekurangan sampai tidak ada sisa makanan sama sekali. Iman Louisa membawanya untuk menyerahkan semuanya ke dalam tangan Tuhan melalui doa.
Keesokan harinya, di depan pintu tersedia sekeranjang bahan makanan dan uang di dalam amplop. Pengalaman hidup Louisa yang ajaib bersama Tuhan ini memberikannya inspirasi untuk menulis lirik lagu yang kita kenal dengan judul “Tis So Sweet to Trust in Jesus.” Dalam terjemahan bahasa Indonesia, lirik ini berbunyi:
Baik berharap pada Yesus
Dan percaya Firman-Nya
Janji-Nya tiada berubah
Demikianlah sabda-Nya
Yesus, Yesus, maha kasih
Ku ta’u Dia setia
Yesus, Yesus, maha mulia
Ku berharap pada-Nya
Dan di ayat yang lain ia menuliskan,
Aku senang t’lah berharap
Pada Engkau, ya Tuhan
Engkau Sahabat yang tetap
Serta aku s’lamanya
Selama kita hidup di dunia yang penuh dengan dosa ini, kita pasti akan mengalami ujian dalam bentuk apapun. Tetapi kiranya kita semua memiliki iman dan harapan seperti Louisa, bahkan dalam keadaan yang buruk kita masih dapat berkata, “Aku senang telah berharap pada Engkau, ya Tuhan.”
Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan menyertai kita semua.