Sebelum melanjutkan pembahasan kisah ini, kita sedikit membahas mengenai kebangkitan.

Orang Saduki tidak percaya adanya kebangkitan orang mati. Bagi mereka, kehidupan berakhir saat seseorang meninggal.

Lalu, manakah yang sesuai dengan ajaran Alkitab?

Yesus sendiri dengan jelas mengajarkan bahwa akan ada kebangkitan orang mati.

Jadi, ajaran yang benar adalah ada kebangkitan setelah kematian.

Kebangkitan Kristus menjadi dasar iman Kristen. Jika Kristus tidak bangkit, maka sia-sialah iman kita. Tetapi Kristus telah bangkit, dan karena itu orang-orang yang percaya kepada-Nya memiliki pengharapan akan kebangkitan dan kehidupan yang kekal.

Bagi Paulus, inilah inti Injil yang ia beritakan.

Karena itu, ketika ia berdiri di hadapan Mahkamah Agama, ia tidak sekadar membela dirinya. Ia sedang mempertahankan sebuah kebenaran yang sangat penting: bahwa Yesus yang telah mati kini hidup, dan suatu hari kelak umat-Nya juga akan dibangkitkan.

Pengharapan ini memberikan kekuatan bagi Paulus untuk menghadapi penderitaan, penolakan, bahkan ancaman kematian.

Ia tahu bahwa hidup ini bukan akhir dari segalanya. Demikian juga bagi kita. Dunia ini penuh dengan ketidakpastian. Kita menghadapi kehilangan, kesedihan, penyakit, dan kematian. Namun sebagai orang percaya, kematian bukanlah akhir cerita.

Pengharapan itu memberi kita kekuatan untuk tetap setia, apa pun keadaan yang sedang kita hadapi.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: