Setelah dituduh secara keliru oleh orang-orang Yahudi, Paulus menjadi sasaran amukan massa. Seluruh kota menjadi gempar. Orang banyak menyeret Paulus keluar dari Bait Allah dan berusaha membunuhnya.

Dari sudut pandang manusia, keadaan Paulus tampak sangat buruk. Ia baru saja tiba di Yerusalem untuk melayani Tuhan, tetapi kini ia ditangkap dan hampir kehilangan nyawanya.

Namun di balik kekacauan itu, Tuhan tetap bekerja.

Kepala pasukan Romawi segera datang bersama para prajurit dan menghentikan amukan massa. Tanpa disadari oleh banyak orang, kehadiran pasukan Romawi justru menjadi alat yang Tuhan pakai untuk menyelamatkan nyawa Paulus.

Apa yang tampak seperti musibah ternyata berada di bawah pengawasan Tuhan.

Sering kali kita juga mengalami keadaan yang tidak kita mengerti. Kita berusaha melakukan yang benar, tetapi justru menghadapi masalah. Kita berdoa memohon pimpinan Tuhan, tetapi jalan yang terbuka tampaknya semakin sulit.

Pada saat-saat seperti itu, kita mudah berpikir bahwa Tuhan telah meninggalkan kita. Padahal kenyataannya, Tuhan sering kali sedang bekerja dengan cara yang tidak dapat kita lihat.

Apa yang bagi kita terlihat sebagai hambatan, mungkin sedang dipakai Tuhan untuk membuka jalan yang baru. Apa yang tampak sebagai kekalahan, bisa menjadi bagian dari rencana-Nya yang lebih besar.

Tak heran Alkitab mencatat:

Kisah Paulus mengingatkan kita untuk tetap percaya bahwa tangan Tuhan tetap bekerja, bahkan ketika mata kita belum melihat jalan keluarnya.

Kiranya renungan ini boleh menguatkan kita semua.

Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: