Pasal ini menceritakan tentang Musa yang mengutus dua belas pengintai untuk melihat Tanah Perjanjian. Mereka semua melihat hal yang sama: tanah yang subur, buah yang besar, kota yang kuat, dan bangsa yang perkasa. Namun laporan mereka ada yang berbeda antara 10 pengintai dan 2 pengintai.

“Setelah menggambarkan keindahan dan kesuburan tanah itu, semua mata-mata itu kecuali dua orang telah membesar-besarkan kesulitan-kesulitan dan bahaya-bahaya yang ada di hadapan bangsa Israel kalau mereka berani pergi dan mencoba menaklukkan Kanaan.”

Para Nabi Dan Bapa, Vol. 1, 407.3

Ketika Kaleb berkata demikian, pengintai lainnya malah “… menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: ‘Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.'” (Bilangan 13:32)

Kata-kata sepuluh pengintai yang dicatat di ayat 32 ini ternyata laporan palsu.

“Ini bukanlah cuma merupakan satu kabar yang jahat tetapi juga satu laporan yang palsu. Hal itu bertentangan sama sendirinya.”

Para Nabi Dan Bapa, Vol. 1, 409.2

Dari sini kita diingatkan dua hal.

Pertama, ketika kita melihat sesuatu, percayalah dengan iman seperti Kaleb dan Yosua bahwa Tuhan akan menepati janji-Nya.

Kedua, jangan membuat laporan palsu atau berbohong. Mungkin laporan yang kita berikan tidak 100% berbohong, tetapi hanya menambahkan 1% berbohong, tetapi ingatlah bahwa berbohong tetaplah berbohong.

Jadi, percayalah pada semua janji Tuhan serta berlaku dan berbicaralah dengan jujur dalam kehidupan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: