Pasal ini menceritakan isi doa Salomo saat peresmian Bait Allah, yang mencerminkan kerinduan akan hadirat Tuhan dan pengakuan akan ketergantungan umat Israel kepada-Nya.
Salomo mengawali doanya dengan mengingat bagaimana Tuhan telah menepati janji-Nya kepada Daud (baca atau dengarkan ayat 1-11)
“Ia berkata: ‘Terpujilah TUHAN, Allah orang Israel, yang telah menyelesaikan dengan tangan-Nya apa yang difirmankan-Nya dengan mulut-Nya kepada Daud, ayahku … Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya ….’”
2 Tawarikh 6:4, 10
Dari sini kita belajar bahwa di dalam doa-doa kita, penting untuk kita percaya kepada janji Tuhan, karena Ia akan selalu setia menepatinya. Berimanlah!
“Iman yang sejati dan doa yang benar-alangkah kuatnya kedua hal tersebut! Kedua hal tersebut adalah seperti dua tangan yang dengannya manusia pemohon berpegang pada kuasa Kasih Yang Kekal.”
Gospel Workers 259.2
Mengapa iman itu penting?
“Iman adalah percaya pada Allah-mempercayai bahwa Ia mengasihi kita, dan mengetahui apa yang terbaik bagi kita. Jadi, gantinya jalan kita sendiri, iman itu memimpin kita untuk memilih jalan-Nya.”
Gospel Workers 259.2
Apakah kita juga percaya bahwa Tuhan akan menggenapi janji-Nya dalam hidup kita, walau mungkin waktunya tidak selalu sesuai dengan keinginan kita? Mari kita jawab dalam hati kita masing-masing.
Kiranya renungan hari ini boleh mengingatkan kita semua untuk memiliki iman. Percayalah bahwa janji Tuhan pasti ditepati.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin