Pasal ini menceritakan tentang pemerintahan Yosafat, anak Asa, sebagai raja Yehuda.
“Dan TUHAN menyertai Yosafat, karena ia hidup mengikuti jejak yang dahulu dari Daud, bapa leluhurnya, dan tidak mencari Baal-baal, melainkan mencari Allah ayahnya. Ia hidup menurut perintah-perintah-Nya dan tidak berbuat seperti Israel.”
2 Tawarikh 17:3-4
Yosafat dikenal sebagai raja yang baik, karena ia berjalan dalam jalan Tuhan, tidak mencari Baal, melainkan mengikuti perintah Allah. Apa hasilnya?
“Oleh sebab itu TUHAN mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya. Seluruh Yehuda memberikan persembahan kepada Yosafat, sehingga ia menjadi kaya dan sangat terhormat.”
2 Tawarikh 17:5
Ketaatan membawa berkat dan perlindungan. Yosafat bukan hanya diberkati secara pribadi, tapi seluruh kerajaannya diberkati karena kesetiaannya.
Dari sini kita bisa melihat bahwa Yosafat memilih setia kepada Tuhan di tengah-tengah budaya yang mudah berpaling kepada berhala.
Kita juga berada di tengah-tengah budaya yang mudah sekali meninggalkan dan melupakan Tuhan, tetapi hari ini kita diingatkan bahwa pilihan ada di tangan kita. Keputusan untuk setia kepada Tuhan atau tidak tergantung pada pilihan kita sendiri.
Pilihan ada di tangan kita masing-masing. Pilihlah dengan bijaksana. Ingatlah bahwa “Masa depan kita tergantung dari keputusan akan tindakan kita.” (The Upward Look 73.3)
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin