Pada pasal ini dicatatkan silsilah Raja Daud, dimulai dari anak-anaknya hingga keturunan yang memerintah setelahnya. Walaupun hanya berisi daftar nama, tetapi jika direnungkan lebih dalam, tentu ada hal-hal yang bisa kita ambil.
Saat membaca keturunan silsilah ini, kita mendapati ada nama Salomo yang mana merupakan anak dari Daud dan Batsyeba (kisah mereka berdua bisa dibaca di 2 Samuel 11-12).
Dari sini kita bisa melihat bahwa walaupun ada kegagalan dan dosa dalam keluarga Daud, rencana Tuhan tidak berubah, yaitu dari keturunannyalah akan datang raja-raja Israel serta Juruselamat yaitu Kristus.
Saat melihat ini, kita mungkin berpikir “Mengapa melalui anak Daud dan Batsyeba yang nanti lahir Juruselamat? Bukankah kisah Daud dan Batsyeba adalah sebuah kesalahan dan dosa?”
Memang kita tidak tahu jawaban pastinya, tetapi kita diingatkan bahwa janji Tuhan pasti ditepati dan itu tidak bergantung pada kesempurnaan manusia, tetapi pada kesungguhan hati mereka untuk berubah menjadi lebih baik lagi.
Ketika seseorang benar-benar bertobat, Tuhan bisa pakai sebagai alat-Nya.
Oleh karena itu, jika hari ini kita sadar akan dosa-dosa kita, maka bertobatlah. Ingatlah “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)
Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.