Jika Yosua 6 adalah puncak kemenangan melalui ketaatan, maka Yosua 7 adalah lembah kegagalan karena ketidaktaatan. Kisah Akhan dan kekalahan di Ai mengajarkan kita bahwa dosa pribadi memiliki dampak komunitas yang menghancurkan.
Jika kemarin kita sudah membahas kemenangan bangsa Israel melalui ketaatan, maka di pasal ini adalah kisah kegagalan mereka karena ketidaktaatan.
Pasal ini diawali dengan pernyataan, “Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel.” (Yosua 7:1)
Yosua heran mengapa Israel kalah (ayat 5-9) dan Tuhan mengungkapkan akar masalahnya. Apa masalahnya?
“Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, mereka mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu, mereka mencurinya, mereka menyembunyikannya, dan mereka menaruhnya di antara barang-barangnya. Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya ….”
Yosua 7:11-12
Jadi, kontras besar terasa di pasal ini dan pasal sebelumnya. Dari sini kita diingatkan lagi untuk selalu taat kepada Tuhan dalam segala situasi. Ketika kita sudah berhasil atau menang, tetaplah taat dan setia kepada Tuhan.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin