“Berbicaralah kepada Harun dan katakanlah kepadanya: Apabila engkau memasang lampu-lampu itu, haruslah ketujuh lampu itu menerangi yang di sebelah depan kandil.”
Bilangan 8:2
Berbicara mengenai lampu, tentu tujuannya untuk menerangi. Siapa terang itu? Alkitab mencatat bahwa Yesus adalah terang dunia. Namun, kita juga adalah terang dunia. Mari kita baca ayatnya di bawah ini.
“Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: ‘Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.’”
Yohanes 8:12
“Kamu adalah terang dunia …”
Matius 5:14
Apa maksudnya?
“Kristus adalah Terang dunia, Matahari Kebenaran. Dunia diciptakan oleh-Nya; tetapi ketika Ia datang kepada milik-Nya sendiri, mereka tidak mengenal-Nya. Kegelapan hati mereka yang berdosa tidak dapat memahami berkat terang dari atas. Tetapi kepada para pengikut-Nya yang sejati, Kristus berkata, ‘Kamu adalah terang dunia.’ Melalui mereka terang dari-Nya telah ditunjukkan kepada umat manusia.”
The Youth’s Instructor, October 7, 1897, par. 2
Jadi, sumber terang bukanlah manusia, melainkan Kristus sendiri. Kita hanya dapat menjadi terang jika kita terlebih dahulu menerima terang dari-Nya. Kita tidak menciptakan terang, tetapi kita memantulkan terang Kristus. Tanpa hubungan yang hidup dengan Yesus, kesaksian kita akan menjadi redup.
“Bintang fajar telah terbit atas kita, dan kita harus menyinari jalan mereka yang berada dalam kegelapan.”
Maranatha 261.4
Dunia yang gelap oleh dosa justru menjadi tempat di mana terang Kristus paling dibutuhkan.
Pertanyaan bagi kita adalah “Apakah hidup dan pelayanan kita sudah memancarkan terang Kristus?” Jawablah dalam hati kita masing-masing.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin