“Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya, selama imam Yoyada mengajar dia.”
2 Raja-raja 12:2
Imam Yoyada mengajar Yoas melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Jadi, ada peranan penting dari seorang mengajar kita untuk melakukan apa yang benar di mata Tuhan.
Walaupun ada seseorang yang mengajarkan kita tentang kebenaran, ingatlah untuk uji segala sesuatu, bahkan pendeta sekali pun yang mengajar, kita tetap perlu uji. Mengapa demikian? Mari kita baca kutipan di bawah ini.
“Tetapi apakah para pendeta tidak dapat salah? Bagaimana mungkin kita mempercayakan jiwa kita kepada tuntunan mereka kecuali kita mengetahui dari firman Allah bahwa mereka adalah pembawa terang?”
The Great Controversy 596.4
“Tidak cukup hanya memiliki niat yang baik; tidaklah cukup hanya melakukan apa yang dipikir oleh seseorang adalah benar, atau apa yang pendeta katakan adalah baik. Keselamatan jiwanya dipertaruhkan, dan ia harus menyelidiki Alkitab untuk dirinya sendiri.”
The Great Controversy 598.1
Kutipan ini bukan berarti mengizinkan kita untuk berburuk sangka dengan apa yang pelayan Tuhan sampaikan. Namun tidak ada jaminan bahwa itu adalah kebenaran sampai kita membuktikannya sendiri dengan menyelidiki Firman Tuhan.
Seperti orang-orang di Berea yang membuktikan sendiri Firman yang mereka dengar “…karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.” (Kisah Para Rasul 17:11)
Oleh karena itu, pembimbing itu penting, tetapi biarlah firman Tuhan yang menjadi fondasi kita di dalam segala hal yang kita lakukan.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin