Banyak orang hidup seolah-olah tidak ada pertanggungjawaban. Namun Alkitab mengingatkan bahwa setiap kita akan berdiri di hadapan pengadilan Kristus.

Ayat ini ditulis oleh Rasul Paulus untuk mengingatkan bahwa hidup kita di dunia ini tidak lepas dari pertanggungjawaban di hadapan Kristus. Suatu hari nanti, setiap orang akan berdiri di hadapan-Nya. Ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk mengajak kita hidup dengan sadar, setia, dan sungguh-sungguh.

Karena itu, setiap hari adalah kesempatan—bukan hanya untuk menjalani hidup, tetapi untuk mempersiapkan dan memperbaiki diri. Selama pintu kasihan masih terbuka, marilah kita mulai memperhatikan apa yang kita lakukan, katakan, dan pikirkan.

Ingatlah, tidak ada satu pun yang tersembunyi bagi Tuhan. Setiap pilihan, perkataan, dan tindakan kita dicatat.

“Para malaikat telah mencatat yang baik maupun yang jahat.”

The Great Controversy 486.3

Kesadaran bahwa seluruh hidup kita diperhatikan dan dicatat di hadapan surga seharusnya menolong kita melihat betapa pentingnya setiap keputusan yang kita ambil, bahkan yang tampak kecil sekalipun.

Oleh karena itu, biarlah kesadaran ini mendorong kita untuk hidup dengan hati yang bersih, melakukan yang baik, dan menjauhi dosa. Kita melakukan ini bukan semata-mata karena takut akan hukuman, tetapi karena kita mengasihi Tuhan.

Hidup yang kita jalani hari ini adalah persiapan untuk berdiri di hadapan Kristus esok hari.

Pertanyaan refleksi bagi kita adalah “Apakah cara hidupku hari ini mencerminkan bahwa aku siap menghadap Kristus?” jawablah dalam hati masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: