Rasul Paulus menggunakan gambaran yang unik: bau yang harum. Pada zaman itu, aroma sering dikaitkan dengan kemenangan atau persembahan. Paulus ingin menunjukkan bahwa kehidupan orang percaya seharusnya memancarkan “aroma Kristus.”

Apa maksudnya aroma Kristus?

“Kita yang mengaku percaya pada kebenaran hendaknya menyatakan buah-buahnya dalam perkataan dan karakter kita … sehingga semua sumber hati dapat seperti bunga, harum dengan parfum, aroma yang manis, aroma kehidupan yang membawa kepada kehidupan.”

Our High Calling 33.5

Artinya, hidup kita selalu memancarkan sesuatu. Sikap, perkataan, dan tindakan kita bisa membawa orang lebih dekat kepada Tuhan, atau justru menjauh.

Ketika kita hidup dekat dengan Kristus, maka secara alami:

  • Kasih-Nya terlihat dalam sikap kita
  • Kesabaran-Nya terpancar dalam perkataan kita
  • Kebaikan-Nya dirasakan oleh orang lain

Aroma itu tidak dibuat-buat, tetapi mengalir dari hati yang sudah diubahkan oleh Kristus. Semakin kita tinggal di dalam Dia, semakin hidup kita menjadi kesaksian yang hidup bagi dunia.

Kiranya setiap hari, hidup kita memancarkan aroma Kristus—aroma kasih, kesabaran, dan kebaikan—sehingga melalui kita, orang lain dapat merasakan kehadiran Tuhan dan ditarik kepada-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: