Pasal ini mencatat kemenangan dan kejayaan Raja Daud dalam berbagai peperangan dan juga menyoroti bagaimana Daud mengokohkan kerajaannya dengan menaklukkan bangsa-bangsa di sekitarnya.
Mengapa Daud bisa menaklukkan atau memenangkan pertempuran? Apa kuncinya? Dua kali dicatat di pasal ini mengapa ia bisa menang.
“Kemudian Daud menempatkan pasukan-pasukan pendudukan di daerah orang Aram dari Damsyik, dan orang Aram itu menjadi budak Daud yang harus mempersembahkan upeti. TUHAN memberi kemenangan kepada Daud ke mana pun ia pergi berperang.”
1 Tawarikh 18:6
“Lalu ia menempatkan pasukan-pasukan pendudukan di Edom, sehingga seluruh Edom diperbudak oleh Daud. TUHAN memberi kemenangan kepada Daud ke mana pun ia pergi berperang.”
1 Tawarikh 18:13
Jadi, kunci keberhasilan Daud bukan karena kekuatannya sendiri, melainkan karena penyertaan Tuhan. Ini mengingatkan kita untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap usaha kita.
“Kesuksesan sejati dalam segala bidang bukanlah akibat dari keberuntungan atau kebetulan atau takdir. Ini adalah hasil pemeliharaan Allah, upah dari iman dan kebijaksanaan, dari kebajikan dan ketekunan.”
A Call To Stand Apart 56.1
Kiranya renungan ini boleh mengingatkan kita semua bahwa keberhasilan itu berasal dari Tuhan dan ingatlah untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin