Setelah menceritakan pekerjaan Roh Kudus di Efesus, Alkitab mencatat berbagai mukjizat yang Tuhan lakukan melalui pelayanan Paulus.

Banyak orang melihat kuasa Tuhan dinyatakan dengan luar biasa. Namun di tengah peristiwa-peristiwa itu, muncul sebuah kisah yang memberikan pelajaran penting.

Alkitab menceritakan tentang tujuh anak Skewa, seorang imam Yahudi. Mereka mencoba mengusir roh jahat dengan menyebut nama Yesus yang diberitakan Paulus (baca ayat 13-15).

Kisah ini menunjukkan bahwa nama Yesus bukanlah mantra atau kata-kata ajaib yang dapat digunakan tanpa hubungan pribadi dengan-Nya. Kuasa rohani tidak terletak pada apa yang kita ucapkan, tetapi pada hubungan kita dengan Kristus.

Seseorang dapat mengetahui banyak tentang Tuhan, sering mendengar khotbah, atau bahkan berbicara tentang perkara-perkara rohani, tetapi itu tidak sama dengan sungguh-sungguh mengenal Yesus.

Hari ini kita diingatkan bahwa penting bagi kita untuk memiliki hubungan dengan Kristus setiap hari. Hubungan dengan Kristus adalah sumber kekuatan kehidupan rohani.

Kekristenan bukan sekadar agama, tradisi, atau kebiasaan. Kekristenan adalah kehidupan yang berjalan bersama Kristus setiap hari.

Mungkin banyak orang mengenal Yesus hanya melalui cerita, keluarga, gereja, atau pengalaman orang lain. Namun Tuhan rindu agar setiap kita mengenal-Nya secara pribadi. Karena pada akhirnya, yang memberikan kekuatan dalam kehidupan rohani bukanlah pengetahuan tentang Tuhan, melainkan hubungan yang dekat dengan Tuhan.

Marilah kita memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan setiap hari.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin 

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: