Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan kebangkitan Yesus.

Di titik inilah reaksi orang-orang mulai berbeda.

Ada yang menolak dan mengejek. Ada yang masih ingin mendengar lebih jauh. Dan ada juga yang akhirnya percaya kepada Tuhan.

Firman Tuhan yang sama ternyata menghasilkan respons yang berbeda-beda dalam hati manusia.

Bukan karena firman Tuhan berbeda, tetapi karena kondisi hati setiap orang berbeda. Ada hati yang keras dan menolak terang. Ada hati yang ragu-ragu. Dan ada hati yang terbuka menerima kebenaran.

Namun meskipun tidak semua orang menerima pemberitaan Injil, Paulus tetap setia menyampaikan kebenaran. Ia tidak mengubah firman Tuhan supaya lebih mudah diterima manusia.

Sering kali kita ingin semua orang menerima nasihat, kesaksian, atau kebenaran yang kita sampaikan. Namun kenyataannya, tidak semua hati siap menerima Tuhan.

Tugas kita bukan memaksa orang percaya, melainkan tetap setia hidup dalam kebenaran dan menyampaikan firman Tuhan dengan kasih. Hasil akhirnya ada di tangan Tuhan.

Kadang orang menolak bukan karena firman Tuhan salah, tetapi karena hati mereka belum mau diubahkan.

Oleh karena itu, jangan kecewa ketika mengalami penolakan saat hidup benar atau menyampaikan kebenaran, tetapi tetaplah setia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: