Pasal ini berbicara tentang nazar seseorang kepada Tuhan atau janji yang diucapkan dengan mulut dan diikat di hadapan Allah. Tuhan menaruh perhatian besar pada perkataan manusia, karena kata-kata mencerminkan hati dan komitmen kita.

Dari sini kita diingatkan tiga hal.

Pertama, Tuhan mendengar setiap perkataan kita. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat berkata-kata.

Kedua, janji kepada Tuhan bukan untuk main-main, tetapi untuk ditepati. Oleh karena itu, pastikan baik-baik apa yang akan kita janjikan kepada Tuhan sebelum membuat janji itu.

Ketiga, lebih baik tidak bernazar daripada bernazar tetapi tidak menepati.

Kiranya renungan hari ini boleh mengingatkan kita semua untuk berhati-hati dengan perkataan atau janji kita kepada Tuhan dan jangan lupa untuk menepatinya jika kita sudah bernazar pada Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: