Pasal ini berisi ketetapan tentang korban harian, Sabat, bulan baru, dan hari-hari raya. Dan mengenai korban Harian (ayat 1–8), yaitu korban pagi dan petang dipersembahkan setiap hari, tanpa pengecualian.

Memang saat ini kita tidak perlu melakukan seperti yang ditulis di kitab Bilangan ini tiap pagi dan petang, tetapi kebiasaan ini tentu menjadi contoh bagi kita. Contoh apa? Mari kita baca apa yang dicatat oleh pena inspirasi.

“Dalam kebiasaan ini, orang Kristen memiliki contoh untuk doa pagi dan petang. Sementara Allah mengutuk serangkaian upacara semata, tanpa semangat penyembahan, Ia memandang dengan senang hati kepada mereka yang mengasihi-Nya, yang bersujud pagi dan petang untuk memohon pengampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan dan untuk menyampaikan permohonan mereka akan berkat-berkat yang dibutuhkan.”

Patriarchs and Prophets 353.3

Jadi, maukah kita melakukan doa pagi dan petang? Atau sudahkah kita melakukannya? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: