Pasal ini adalah kelanjutan dari tragedi yang terjadi setelah Babel menghancurkan Yerusalem. Ada kisah yang mana mencatat bahwa gubernur yang ditunjuk Babel, yaitu Gedalya, dibunuh.

Apakah Anda tahu bahwa peristiwa ini sudah disampaikan terlebih dahulu? Mari kita mundur membaca di pasal sebelumnya.

Gedalya telah diperingatkan tentang rencana pembunuhan ini oleh Yohanan, tetapi ia menolak untuk mempercayainya, bahkan menyebut kabar itu sebagai “kebohongan” (Yeremia 40:13-16). Pada akhirnya ini semua menjadi kenyataan.

Dari sini kita diingatkan untuk tidak mengabaikan peringatan yang diberikan. Tuhan bisa menggunakan orang lain untuk memberi peringatan bagi kita semua. Oleh karena itu, kita perlu berdoa dan bersikap bijak di dalam menyikapi sebuah nasihat atau peringatan. Pastikan peringatan ini memang berasal dari Tuhan. Jika itu dari Tuhan, jangan abaikan itu.

Kiranya renungan ini boleh menjadi pengingat bagi kita semua untuk tidak mengabaikan peringatan dari Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: