Pasal ini menceritakan tentang kemunduran Raja Rehabeam dan hukuman Tuhan atas ketidaksetiaan bangsa Yehuda, serta pertobatan mereka yang membawa belas kasihan Tuhan.
Jika pada pasal yang lalu kita melihat ketaatan, tetapi pasal ini diawali dengan sebuah informasi bahwa Rehabeam dan seluruh Israel meninggalkan hukum Tuhan. Mari kita baca ayat pertama di pasal ini.
“Rehabeam beserta seluruh Israel meninggalkan hukum TUHAN, ketika kerajaannya menjadi kokoh dan kekuasaannya menjadi teguh.”
2 Tawarikh 12:1
Mungkin kita juga pernah mengalami seperti Rehabeam dan orang Israel, yaitu saat keadaan membaik, kita mulai merasa tidak membutuhkan Tuhan. Rehabeam dan bangsa Israel menjadi lengah secara rohani setelah mereka merasa aman.
Tak heran ada ayat yang menasihati kita agar “… manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.” (2 Korintus 4:16)
“Kehidupan Kristen adalah kehidupan sehari-hari yang berserah diri, patuh, dan terus menerus menang. Setiap hari kemenangan baru akan diraih. Keegoisan harus dihilangkan, dan kasih Allah harus terus dipupuk. Dengan demikian kita bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus. Demikianlah kehidupan dibentuk menurut model ilahi.”
The SDA Bible Commentary, Vol. 4, 1154.5
Oleh karena itu berjalan bersama Yesus ‘setiap hari’ dan memperbaharui komitmen kita ‘setiap hari’ bukan setiap minggu atau setiap tahun.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin