Shalom, selamat hari Sabat.

Masalah yang dapat terjadi pada organ hati kita selanjutnya adalah kerusakan sel. Sel-sel pada organ hati kita disebut hepatosit.

Bisa Anda bayangkan jikalau organ hati kita mengalami kerusakan sel maka fungsi-fungsinya bisa menurun, bukan? Karena dari fungsi detoksifikasi sampai produksi cairan empedu semua dikerjakan oleh sel dalam organ hati kita. 

Lalu apa yang dapat menyebabkan rusaknya sel-sel organ hati kita? Salah satu penyebab kerusakan sel-sel hati kita adalah obat-obatan kimia. Contohnya adalah obat anti nyeri, obat darah tinggi, antibiotik, dll. 

“Analisis terhadap 461 kasus di Spanyol selama periode 10 tahun menunjukkan bahwa amoksisilin/klavulanat [obat antibiotik] adalah obat yang paling sering terlibat dalam DILI [obat perusak liver] (59/461 kasus, 12,8%)[10]. Selain amoksisilin/klavulanat, mereka melaporkan bahwa bentazepam, atorvastatin, dan kaptopril adalah obat penyebab yang sering menyebabkan kerusakan hati kronis[6].” (https://www.researchgate.net/publication/23573207_Practical_guideline_for_diagnosis_and_early_management_of_drug-induced_liver_injury)

Dari data penelitian di atas memang terbukti obat-obatan kimia dapat menyebabkan kerusakan organ hati. Kami tidak mengatakan bahwa kita tidak boleh mengonsumsi obat. Kita mengonsumsi obat jika berada dalam keadaan darurat mengancam nyawa namun kita harus sadari obat tersebut memiliki efek samping pada organ hati kita apalagi jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Jadi apa yang harus kita lakukan jika sedang sakit? Pertama kami ingin sampaikan mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Pikiran seperti ini akan membuat Anda untuk menjaga makanan dan gaya hidup Anda agar tidak jatuh sakit. Dan ketika sedang sakit tanaman obat-obatan yang Tuhan sediakan di alam bisa Anda gunakan untuk menyembuhkan penyakit Anda. Untuk memahami penyakit dan obat alaminya Anda dapat dengarkan pada tautan berikut ini: https://youtube.com/playlist?list=PLoCQDFwaCjCehubKSaNHwvVH6iJH5Ygtv&si=XF0EE6y38k-luXJz

Pena inspirasi menuliskan “Kurangi penggunaan obat-obatan, dan lebih bergantung pada agen higienis; maka tubuh akan merespon dokter Tuhan— yaitu udara bersih, air bersih, olahraga yang tepat, hati nurani yang bersih. Mereka yang terus-menerus mengonsumsi teh, kopi, dan daging akan merasakan perlunya obat-obatan, tetapi banyak yang mungkin pulih tanpa sebutir obat pun jika mereka mematuhi hukum kesehatan. Obat-obatan perlu jarang digunakan.” (Selected Messages Book 2, 281.4)

Obat-obatan yang kita konsumsi hanyalah alat yang Tuhan pakai untuk menyembuhkan kita karena yang sesungguhnya menyembuhkan kita adalah Yesus bukan obat-obatan. “Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN,…” (Yeremia 30:17)

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: