Setelah seluruh bangsa Israel selesai menyeberangi Sungai Yordan yang terbelah, Tuhan memerintahkan Yosua untuk memilih 12 orang (satu dari setiap suku) untuk mengambil 12 batu dari tengah sungai. Batu-batu ini kemudian didirikan menjadi suatu tugu peringatan di Gilgal, tempat mereka berkemah.

Tugu peringatan untuk apa? Tentu sesuai namanya, yaitu untuk mengingatkan. Alkitab mencatat “supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. Jika anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu? supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu.” (Yosua 4:6, 24)

Jadi, tugu itu berfungsi sebagai pengingat setiap kali anak-anak mereka bertanya (ay. 6). Para orang tua memiliki kesempatan untuk menceritakan kembali kuasa Tuhan yang mengeringkan Sungai Yordan.

Dari sini kita bisa belajar untuk memiliki “tugu peringatan” entah dalam bentuk jurnal, foto, atau lainnya. Gunanya adalah untuk mengingatkan kita bagaimana Tuhan telah menuntun dan menolong kita di masa-masa sulit.

Sudahkah kita memiliki “tugu peringatan” dalam hidup kita? Jika belum, kita bisa mulai dari hari ini membuat “tugu peringatan kebaikan Tuhan” akan kita selalu mengingat kuasa dan kebaikan Tuhan dalam hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: