“Hanya, lakukanlah dengan sangat setia perintah dan hukum, yang diperintahkan kepadamu oleh Musa, hamba TUHAN itu, yakni mengasihi TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, tetap mengikuti perintah-Nya, berpaut pada-Nya dan berbakti kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”
Yosua 22:5
Ayat ini adalah pesan terakhir Yosua kepada suku Ruben, Gad, dan setengah suku Manasye sebelum mereka kembali ke tempat tinggal mereka. Pesannya padat, lengkap, dan mengandung inti dari seluruh kehidupan rohani.
Yosua tidak berkata, “Kalau sempat, lakukanlah.” Tetapi ia berkata “Lakukanlah dengan sangat setia.” Artinya Ia menekankan kesetiaan yang sungguh.
“Mengasihi Tuhan” bukan hanya sekadar omongan saja, tetapi juga harus dibuktikan, yaitu dengan menaati segala perintah-Nya.
“Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.”
2 Yohanes 1:6
“Hidup menurut jalan-Nya” artinya Firman itu tidak berhenti pada pengetahuan; ia harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari atau menjadi gaya hidup kita. Firman itu harus tercermin dalam keputusan, pilihan, dan respon sehari-hari.
Pesan ini juga menjadi pesan bagi kita semua untuk mengasihi Tuhan dengan berjalan sesuai dengan firman-Nya dan tetap setia kepada-Nya sampai akhir.
Kiranya renungan ini boleh mengingatkan kita semua untuk tetap setia sampai akhir.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin