“Tetapi kepada Kaleb bin Yefune diberikan Yosua sebagian di tengah-tengah bani Yehuda itu, yakni Kiryat-Arba, seperti yang dititahkan TUHAN kepadanya; Arba ialah bapa Enak. Itulah Hebron.”
Yosua 15:13
Siapakah Kaleb?
Kaleb adalah salah satu dari 12 pengintai yang dikirim Musa (Bilangan 13). Hanya dia dan Yosua yang membawa laporan positif, percaya bahwa Tuhan akan memberi mereka tanah itu meskipun ada raksasa (orang Enak). Karena ketidakpercayaan umat, mereka mengembara 40 tahun di padang gurun. Selama itu, Kaleb tetap setia.
Di Moab, Sebelum masuk Kanaan, Musa berjanji secara khusus kepada Kaleb bahwa Hebron (Kiryat-Arba) akan menjadi milik pusakanya (Yosua 14:6-15).
Dan di pasal ini (Yosua 15:13), janji itu akhirnya digenapi.
Allah kita bukanlah Allah yang memberi janji palsu, tetapi Ia pasti mengingatnya dan menepatinya.
Hebron diberikan kepada Kaleb karena ia “mengikut Tuhan dengan sepenuh hati” (Yosua 14:8-9).
Tanah warisan ini adalah upah bagi kesetiaan, iman, dan ketaatan dari Kaleb. Jadi, dari sini kita bisa belajar bahwa warisan Tuhan sering kali diberikan bukan kepada orang yang bertahan dalam iman sampai akhir (janji ini diberikan kepada Kaleb ketika ia masih berusia 40 tahun. Kini ketika ia sudah berusia 85 tahun dan tetap setia pada Tuhan, maka ia bisa melihat dan merasakan bagaimana Tuhan menepati janji-Nya).
Jadi, marilah kita tetap setia sampai akhir. Janji Tuhan bukan hanya warisan saja, tetapi juga mahkota kehidupan.
“… Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.”
Wahyu 2:10
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin