“Lidah mereka adalah anak panah yang membunuh, perkataan dari mulutnya adalah tipu; mereka berbicara damai dengan temannya, tetapi dalam hatinya mereka merancang pengadangan terhadapnya.”
Yeremia 9:8
Saat membaca ayat ini, kita diingatkan tentang kemunafikan dan degradasi moral manusia pada zaman Yeremia. Mereka berkata manis di depan, tetapi di belakang merencanakan kejahatan.
Jadi kita harus berhati-hati dengan lidah penipu. Lidah itu ibarat panah yang mematikan (cepat, tajam, dan mematikan). Itulah sebabnya kata-kata yang keluar dari mulut bisa menyakiti hati lebih dalam daripada senjata fisik.
Bagaimana kita menggunakan kata-kata kita? Apakah kata-kata kita membangun atau melukai?
Jagalah lidah kita. Pastikan kata-kata kita ini untuk menguatkan dan menghibur, bukan untuk menjatuhkan.
“Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu.”
Mazmur 34:14
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin