Baca atau dengarkan pasal ini karena pasal ini bukan hanya ditujukan bagi Israel kuno, tetapi juga bagi umat Allah zaman sekarang.
“Silakan baca pasal ketiga [dari kitab Yeremia]. Pasal ini adalah pelajaran bagi Israel modern. Hendaknya semua orang yang mengaku sebagai anak-anak Allah memahami bahwa Dia tidak akan berkompromi dengan dosa-dosa mereka, sama seperti Dia tidak akan berkompromi dengan dosa-dosa Israel kuno. Allah membenci kecenderungan berbuat salah yang diwariskan dan yang dibiasakan.”
The SDA Bible Commentary, Vol. 4, 1154.9
Walaupun Allah membenci dosa, tetapi Ia mengasihi pendosa. Sekalipun umat Israel jatuh berkali-kali, Allah tetap membuka pintu pertobatan. Kasih setia-Nya tidak pernah berubah. Kita pun sering jatuh dalam dosa, namun Tuhan memanggil kita: “Kembalilah kepada-Ku.”
Jika kita membaca pasal ini, setidaknya ada 3 kali ajakan untuk “kembali” (ayat 12, 14, dan 22)
“Pergilah menyerukan perkataan-perkataan ini ke utara, katakanlah: Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad, demikianlah firman TUHAN … Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN ….”
Yeremia 3:12, 14
“Kembalilah, hai anak-anak yang murtad! Aku akan menyembuhkan engkau dari murtadmu. Inilah kami, kami datang kepada-Mu, sebab Engkaulah TUHAN, Allah kami.”
Yeremia 3:22
Ini adalah panggilan penuh kasih dari Allah bagi umat-Nya yang sudah jauh dari-Nya. Sekalipun Israel jatuh ke dalam penyembahan berhala dan ketidaktaatan, Allah tidak menutup jalan pulang. Justru Ia berjanji untuk menyembuhkan mereka dari kemurtadan.
Oleh karena itu, jika hari ini kita berbuat dosa, datanglah kepada Allah untuk memohon pengampunan, percayalah bahwa Ia akan selalu membuka jalan untuk kita kembali kepada jalan yang benar. Panggilan untuk kembali tetap berlaku bagi kita saat ini.
Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin