Dahulu, ketika hidup masih dikuasai dosa, mungkin ada hal-hal yang terlihat menyenangkan. Ada keinginan yang dituruti, kesenangan yang dicari, atau keputusan yang terasa menguntungkan. Tetapi Paulus bertanya, “Buah apakah yang dahulu kamu petik?” 

Pada akhirnya, dosa meninggalkan rasa malu, luka, penyesalan, dan menjauhkan kita dari Tuhan. 

Sekarang keadaannya berbeda. Setelah dibebaskan dari dosa dan menjadi milik Allah, hidup kita mulai menghasilkan buah yang membawa kepada pengudusan. 

Buah itu mungkin tidak selalu langsung terlihat besar. Bisa berupa kesabaran yang mulai bertumbuh, perkataan yang semakin lembut, hati yang lebih mudah mengampuni, kejujuran ketika ada kesempatan untuk berbohong, atau kesetiaan melakukan yang benar meskipun tidak dipuji. 

“Demikianlah orang Kristen yang tinggal di dalam Yesus akan menghasilkan buah. Dalam karakter dan kehidupannya akan terlihat, seperti rangkaian buah anggur yang lebat, karunia-karunia Roh yang berharga—kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kelemahlembutan, kebaikan, iman, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.”

Review and Herald, September 11, 1883, par. 9

Perubahan seperti ini menunjukkan bahwa kehidupan kita sedang bergerak ke arah yang berbeda. Karena itu, sesekali kita perlu berhenti dan bertanya kepada diri sendiri: “Buah seperti apa yang sedang dihasilkan oleh hidup saya?” 

Bukan hanya apa yang kita katakan tentang iman, tetapi apa yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari. 

“Karakter seorang Kristen terlihat melalui kehidupan sehari-harinya.”

The Sanctified Life, p. 80.1

Hidup yang diserahkan kepada Tuhan akan menghasilkan buah yang semakin menyerupai Kristus. 

Kiranya pilihan kita setiap hari menghasilkan buah yang membawa kita semakin dekat kepada Tuhan dan semakin bertumbuh dalam kekudusan. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: