Paulus menunjukkan sebuah perbedaan yang penting. Melalui Adam, dosa membawa manusia berada di bawah kuasa maut. Tetapi melalui Yesus Kristus, kita dapat hidup dan berkuasa. 

Ini artinya kita tidak lagi harus membiarkan dosa mengendalikan kehidupan kita. 

Kadang kita tahu apa yang benar, tetapi tetap sulit melakukannya. Kita ingin mengendalikan amarah, tetapi mudah terpancing. Kita ingin menjaga perkataan, tetapi sering menyesal setelah berbicara. Kita ingin meninggalkan kebiasaan lama, tetapi kembali jatuh. 

Roma 5:17 mengingatkan bahwa kehidupan baru tidak dibangun hanya dengan kekuatan kemauan kita sendiri. Kristus harus menjadi Pribadi yang memimpin hidup kita. 

Ketika Kristus memimpin, kita belajar berkata tidak kepada dosa, memilih yang benar ketika tidak mudah, mengampuni ketika disakiti, dan tetap setia ketika tidak ada yang melihat. 

Jika Kristus yang memimpin, kita tidak perlu menyerah kepada kebiasaan lama. Kita boleh jatuh, tetapi kita dapat bangkit dan kembali kepada-Nya. Kita boleh lemah, tetapi kita tidak harus berjalan sendirian. 

Hidup dalam Kristus berarti tidak lagi membiarkan dosa menguasai kita. 

Kiranya setiap hari kita menyerahkan hati dan kehendak kita kepada Kristus, sehingga hidup kita semakin mencerminkan karakter-Nya. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: