Siapa yang suka berbisnis? Jika Anda suka berbisnis, ini salah satu renungan yang wajib dibaca. Jika kalian tidak suka berbisnis, ini tetap menjadi bacaan yang wajib dibaca karena tetap mengajarkan prinsip-prinsip yang harus kita lakukan dan hindari sebagai umat Tuhan di dalam segala tindakan kita. Renungan hari ini agak panjang, jadi siapkan waktu khusus untuk membacanya.

Kitab Mikha mencatat mengenai Tuhan yang tidak suka dengan neraca palsu dan timbangan tipu. Mari kita baca ayatnya.

“Masakan Aku membiarkan tidak dihukum orang yang membawa neraca palsu atau pundi-pundi berisi batu timbangan tipu? Orang-orang kaya di kota itu melakukan banyak kekerasan, penduduknya berkata dusta dan lidah dalam mulut mereka adalah penipu. Maka Aku pun mulai memukul engkau, menanduskan engkau oleh karena dosamu.”

Mikha 6:11-13

Dari ayat ini kita diingatkan bahwa Tuhan tidak suka dengan orang yang menipu dalam berbisnis atau dalam hal lainnya selain itu, Tuhan juga menegur orang kaya yang suka melakukan kekerasan dan menipu. Dan ada akibatnya dari melakukan hal yang bagi Tuhan adalah kekejian, yaitu Tuhan akan memukul dan menanduskan engkau karena dosamu.

Hari ini saya akan membahas khusus ayat 11 mengenai neraca palsu. Pena inspirasi menjelaskan dengan sangat baik mengenai hal ini. Mari kita baca.

“Seorang yang jujur, menurut ukuran Kristus, adalah seseorang yang menunjukkan integritas yang lurus. Neraca yang tidak jujur dan timbangan palsu, yang mana banyak digunakan oleh orang untuk memajukan kepentingan mereka di dunia, adalah kekejian di mata Allah.* Namun banyak orang yang mengaku menaati perintah-perintah Allah berurusan dengan neraca dan timbangan palsu.”

Testimonies for the Church, Vol. 4, 310.2

“Ketika seseorang benar-benar terhubung dengan Allah, dan menaati hukum-Nya dalam kebenaran, hidupnya akan mengungkapkan kenyataan tersebut; karena segala tindakannya akan selaras dengan ajaran Kristus. Dia tidak akan menjual kehormatannya demi keuntungan. Prinsip-prinsipnya dibangun di atas landasan yang benar, dan perilakunya dalam urusan duniawi merupakan salinan dari prinsip-prinsipnya. Integritas yang teguh bersinar bagaikan emas di tengah barang yang tidak berarti dan sampah dunia.”

Testimonies for the Church, Vol. 4, 310.2

“Penipuan, kepalsuan, dan ketidaksetiaan mungkin ditutupi dan disembunyikan dari mata manusia, namun tidak dari mata Tuhan. Para malaikat Tuhan, yang mengamati perkembangan karakter dan mempertimbangkan nilai moral, mencatat dalam kitab surga transaksi-transaksi kecil yang mengungkapkan karakter.* Jika seorang pekerja dalam kehidupan sehari-hari tidak setia dan meremehkan pekerjaannya, dunia tidak akan salah menilai jika mereka menilai standar agamanya sesuai dengan standarnya dalam bisnis.”

Testimonies for the Church, Vol. 4, 310.2

Jadi, dari sini kita diingatkan untuk selalu hidup selaras dengan kehendak Tuhan dan memiliki integritas yang lurus sebagai umat Tuhan. Ingatlah bahwa setiap tindakan yang kita lakukan dicatat oleh malaikat Tuhan. Ingatlah juga bahwa tidak ada yang tersembunyi di mata Tuhan. Mari kita hidup jujur, hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. AminA

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: