“Manfaat mencari Allah sangat ditekankan.”
Prophets and Kings 284.1
“Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: ‘Carilah Aku, maka kamu akan hidup! Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap.'”
Amos 5:4-5
Ini adalah seruan yang sederhana, langsung, dan mengandung dua pilihan radikal, yaitu HIDUP atau MATI.
Frasa “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!” diulang dua kali (ayat 4 & 6) yang artinya ada penekanan yang tidak bisa diabaikan. Ini adalah undangan dari Tuhan.
Jadi, kehidupan yang sesungguhnya bisa dapatkan ketika kita mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Mencari Tuhan bukan hanya sekadar formalitas seperti datang ibadah, karena ada banyak orang saat ini juga sibuk dengan aktivitas keagamaan, namun kehilangan keintiman dengan Allah yang menjadi sumber kehidupan.
Jadi, milikilah waktu pribadi dengan Tuhan.
Tuhan memanggil kita untuk mencari Dia dengan hati yang sungguh, bukan sekadar menjalani rutinitas rohani. Ketika kita sungguh-sungguh mencari Tuhan dalam doa, membaca dan merenungkan firman-Nya serta melakukan apa yang Tuhan perintahkan, maka kita akan hidup.
Maukah kita mencari Dia dengan sungguh-sungguh? Jawablah dalam hati kita masing-masing.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin