Pasal ini banyak berbicara tentang pengaturan para pemimpin musik dalam ibadah di Bait Allah. Daud bersama para pemimpin ibadah menetapkan orang-orang Lewi untuk pelayanan musik dengan memainkan kecapi, gambus, dan ceracap dalam penyembahan kepada Tuhan.
Musik bukan sekadar hiburan, tetapi memiliki peran penting dalam penyembahan dan pelayanan kepada Tuhan. Apa perannya?
“Dari Yedutun ialah anak-anak Yedutun: Gedalya, Zeri, Yesaya, Simei, Hasabya dan Matica, enam orang, di bawah pimpinan ayah mereka, Yedutun, yang bernubuat dengan diiringi kecapi pada waktu menyanyikan syukur dan puji-pujian bagi TUHAN.”
1 Tawarikh 25:3
Jadi, musik digunakan untuk bernubuat dan tentu saja juga untuk menyampaikan pesan Tuhan. Selain itu, pena inspirasi juga mencatat mengenai tujuan musik diciptakan.
“Musik diciptakan untuk melayani tujuan yang suci, untuk membawa pikiran kepada hal-hal yang murni, mulia, dan mengangkat, dan untuk membangkitkan jiwa kepada kesetiaan dan ucapan syukur kepada Tuhan.”
Patriarchs and Prophets 594.2
Jadi, jika kita melayani di bidang musik, ingatlah selalu tujuan musik diciptakan dan biarlah setiap musik yang kita mainkan atau dengarkan bisa membawa kita lebih dekat lagi kepada Tuhan.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin