Rasul Paulus menutup suratnya kepada jemaat di Korintus dengan nasihat yang singkat tetapi sangat kuat:
“Berjaga-jagalah! Berdirilah teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetaplah kuat! Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih.”
1 Korintus 16:13–14
Hari ini kita akan membahas ayat 13 dulu, besok kita akan melanjutkan ayat 14.
Ayat 13 ini memberikan empat sikap penting dalam kehidupan rohani.
1. “Berjaga-jagalah!”
Ini adalah panggilan untuk waspada. Hidup Kristen bukanlah hidup yang terlelap dalam kenyamanan dunia. Ada musuh yang mengintai (1 Petrus 5:8). Kita perlu peka terhadap godaan, terhadap ajaran sesat, dan terhadap kelengahan rohani.
2. “Berdirilah teguh dalam iman!”
Iman kepada Kristus tidak boleh goyah oleh tekanan, kesulitan, atau pendapat dunia. Orang percaya dipanggil untuk tetap setia kepada kebenaran firman Tuhan.
3. “Bersikaplah sebagai laki-laki!”
Ungkapan ini berasal dari kata Yunani andrizesthe, yang berarti bertindak dengan berani dan dewasa. ini adalah seruan untuk menjadi dewasa, berani, dan tidak kekanak-kanakan. Menjadi dewasa secara rohani berarti tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai macam angin pengajaran.
4. “Tetaplah kuat!”
Ini seruan agar kita memiliki keteguhan rohani, tidak mudah goyah, dan terus setia kepada Tuhan dalam segala keadaan. Ini adalah ketabahan untuk terus berjalan, terus bertahan, dan tidak menyerah di tengah jalan.
Seperti pohon yang akarnya kuat, meskipun angin kencang datang, pohon itu tetap berdiri. Demikian juga orang percaya dipanggil untuk tetap kuat dalam iman, karakter, dan kesetiaan kepada Tuhan.
Hidup rohani yang sehat adalah hidup yang berjaga-jaga, teguh dalam iman, dewasa dalam sikap, dan kuat dalam Tuhan. Tetapi keempat sikap ini saja belum cukup, karena ada dasar lainnya yang penting yang akan kita bahas besok. Apa itu? tunggu kelanjutannya besok.
Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin