“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.”
Roma 8:18
Paulus tidak mengatakan bahwa penderitaan yang kita alami itu ringan atau tidak berarti. Ia sendiri mengetahui bagaimana rasanya menghadapi kesulitan. Namun, ia memiliki keyakinan bahwa penderitaan sekarang tidak sebanding dengan kemuliaan yang Tuhan sediakan bagi umat-Nya.
Ada kalanya hidup terasa berat. Kita mungkin mengalami kehilangan, sakit, kekecewaan, atau pergumulan yang seolah-olah tidak kunjung selesai. Dalam keadaan seperti itu, kita biasanya bertanya mengapa Tuhan mengizinkan semua ini terjadi.
Penderitaan dan kerusakan yang saat ini kita lihat dan rasakan bukanlah keadaan akhir yang Tuhan kehendaki bagi ciptaan-Nya.
Tuhan menjanjikan pemulihan. Akan tiba waktunya ketika penderitaan, kerusakan, dan kebinasaan tidak lagi berkuasa. Kemuliaan yang akan dinyatakan itu jauh melampaui kesulitan yang kita hadapi sekarang.
Karena itu, jangan mengukur kesetiaan Tuhan hanya berdasarkan keadaan hari ini. Ketika jawaban belum datang dan keadaan belum berubah, kita tetap dapat berpegang pada janji-Nya.
Penderitaan kita nyata, tetapi pengharapan yang Tuhan janjikan jauh lebih besar.
Ellen G. White pernah menceritakan sebuah pengalaman yang menyentuh tentang pertemuannya di surga dengan dua pengkhotbah yang telah meninggal sebelum 22 Oktober 1844. Ketika mereka bertemu kembali dalam penglihatan itu, ada sesuatu yang membuat penderitaan masa lalu terasa begitu kecil dibandingkan dengan kemuliaan yang mereka lihat.
Ellen G. White pernah menceritakan sebuah penglihatan yang menyentuh tentang pertemuannya di surga dengan dua pengkhotbah yang telah meninggal sebelum 22 Oktober 1844. Siapakah kedua pengkhotbah itu, dan apa yang terjadi ketika mereka bertemu kembali di bawah pohon kehidupan? Kita akan membahasnya pada dalam renungan berikutnya.
Kiranya janji tentang kemuliaan yang akan datang menguatkan kita untuk tetap bertahan, tetap percaya, dan tetap setia kepada Tuhan di tengah kesulitan.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin
