Paulus memakai gambaran baptisan untuk menjelaskan apa yang terjadi ketika seseorang memilih untuk mengikuti Kristus. 

“Engkau dikuburkan bersama Kristus dalam baptisan dan dibangkitkan kepada kehidupan yang baru.”

Review and Herald, 1905, par. 33

Ketika kita turun ke dalam air, itu menggambarkan dikuburkannya kehidupan yang lama. Ketika kita keluar dari air, itu menggambarkan bangkitnya kehidupan yang baru bersama Kristus. 

Artinya, mengikut Yesus bukan sekadar menambahkan agama ke dalam kehidupan kita. Kristus mengundang kita kepada kehidupan yang baru. 

Kita mungkin masih memiliki masa lalu yang tidak sempurna. Ada kesalahan, kebiasaan, bahkan luka yang sulit dilupakan. Namun semua itu tidak harus menentukan kehidupan kita selamanya. Di dalam Kristus, kita memiliki kesempatan untuk memulai kembali. 

Hidup baru bukan berarti semua pergumulan langsung hilang. Kita tetap menghadapi godaan dan harus terus belajar. Tetapi sekarang kita memiliki arah yang berbeda. Kita tidak lagi hidup hanya untuk memenuhi keinginan sendiri. Kita belajar bertanya, “Tuhan, bagaimana Engkau ingin aku hidup?”

Inilah makna mengikuti Kristus: meninggalkan manusia lama dan belajar hidup dalam kehidupan yang baru.

Karena itu, jangan hanya mengingat hari ketika kita dibaptiskan. Ingat juga maknanya setiap hari. Setiap pagi kita dapat memilih untuk kembali menyerahkan hidup kepada Kristus dan berjalan dalam kehidupan yang baru. 

Di dalam Kristus, kehidupan lama tidak harus terus menguasai kita. Tuhan mengundang kita untuk hidup dalam kehidupan yang baru. 

Kiranya kehidupan kita semakin hari semakin menunjukkan bahwa Kristus telah menjadi pusat hidup kita.

Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: