Setelah mendengar tuduhan terhadap Paulus, Festus menghadapi sebuah dilema.

Ia ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, tetapi ia juga tidak menemukan bukti bahwa Paulus melakukan kejahatan yang layak dihukum.

Karena itu Festus bertanya kepada Paulus:

Bagi Paulus, usulan ini bukanlah pilihan yang aman. Ia mengetahui bahwa musuh-musuhnya masih berusaha mencelakakannya. Selain itu, ia juga sadar bahwa perkara ini bukan lagi sekadar masalah agama Yahudi, melainkan menyangkut haknya sebagai warga negara Romawi.

Karena itu Paulus menjawab:

Paulus sedang menggunakan kesempatan yang Tuhan sediakan untuk meneruskan misi yang telah diberikan kepadanya.

Beberapa waktu sebelumnya, Tuhan telah berfirman kepadanya:

Paulus memahami bahwa jalan menuju Roma tidak akan mudah. Namun ia juga memahami bahwa Tuhan sedang memimpin setiap langkahnya.

Ada pelajaran penting bagi kita di sini.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga diperhadapkan pada berbagai keputusan.

Tidak semua pilihan mudah. Tidak semua jalan terlihat jelas. Namun ketika kita berjalan dalam kehendak Tuhan, Dia akan memimpin langkah demi langkah.

Hari ini, marilah kita meminta hikmat dari Tuhan untuk membuat keputusan yang benar.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: