Dalam perjalanan menuju Yerusalem, Paulus singgah di Miletus dan memanggil para penatua jemaat Efesus untuk bertemu dengannya. Ia tahu bahwa kemungkinan besar mereka tidak akan bertemu lagi. Karena itu, Paulus menyampaikan pesan yang sangat penting kepada para pemimpin jemaat.

Di antara nasihatnya, Paulus berkata:

Menarik bahwa Paulus terlebih dahulu berkata, “Jagalah dirimu”, baru kemudian “jagalah seluruh kawanan.”

Sebelum menolong orang lain bertumbuh secara rohani, seseorang harus terlebih dahulu menjaga kehidupan rohaninya sendiri.

Seorang pemimpin tidak dapat membagikan apa yang tidak dimilikinya. Sulit menuntun orang lain dekat kepada Tuhan jika dirinya sendiri jauh dari Tuhan.

Paulus memahami bahwa bahaya terbesar bagi gereja tidak selalu datang dari luar, tetapi juga dapat muncul dari dalam. Karena itu, para penatua harus tetap berjaga-jaga, berpegang pada kebenaran, dan memelihara hubungan yang hidup dengan Tuhan.

Sesungguhnya nasihat ini bukan hanya untuk para pendeta atau pemimpin gereja. Setiap orang yang mengaku sebagai pengikut Kristus dipanggil untuk menjaga kehidupan rohaninya dengan sungguh-sungguh.

Yesus juga mengajarkan prinsip yang sama:

Ketika kita tinggal di dalam Kristus, barulah kita memiliki kekuatan untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Hari ini, sebelum memikirkan bagaimana mengubah orang lain, marilah kita terlebih dahulu memeriksa kehidupan kita sendiri: “Apakah hubungan kita dengan Tuhan tetap terpelihara?”

Sebab pada akhirnya, kita tidak dapat menuntun orang lain dekat kepada Tuhan jika kita sendiri jauh dari-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: