Setelah peristiwa pembebasan Petrus, kisah beralih kepada Raja Herodes. Ia tampil di hadapan rakyat dengan pakaian kebesaran dan menyampaikan pidato. Orang banyak bersorak dan berkata bahwa itu adalah suara allah, bukan suara manusia (ayat 22).

Di titik ini, terjadi sesuatu yang sangat serius.

Alkitab mencatat:

Ini bukan sekadar hukuman—ini adalah peringatan.

“Herodes tahu bahwa ia tidak pantas menerima pujian dan penghormatan yang diberikan kepadanya, namun ia menerima penyembahan berhala rakyat sebagai haknya.“

The Acts of the Apostles 151.1

“Herodes mengetahui hukum Allah, yang mengatakan, ‘Janganlah engkau mempunyai allah lain di hadapan-Ku’ (Keluaran 20:3); dan ia tahu bahwa dengan menerima penyembahan dari umat itu ia telah memenuhi ukuran kejahatannya dan mendatangkan murka Yehuwa yang adil atas dirinya sendiri.”

The Acts of the Apostles 151.4

Herodes menerima kemuliaan yang bukan miliknya. Ia tidak mengembalikan hormat kepada Tuhan.

Jika kita melihat seluruh pasal ini, ada kontras yang sangat kuat:

  • Petrus direndahkan (dipenjara), tetapi Tuhan meninggikannya.
  • Herodes meninggikan diri, tetapi akhirnya direndahkan.

Ini menunjukkan satu prinsip rohani:

Tuhan meninggikan orang yang rendah hati, tetapi merendahkan orang yang meninggikan diri.

Tanpa sadar, kita pun bisa jatuh dalam sikap seperti Herodes:

Ketika berhasil, kita mulai merasa itu karena kemampuan kita.

Ketika dipuji, kita menikmatinya tanpa mengarahkan kembali kepada Tuhan.

Padahal semua yang kita miliki—kemampuan, kesempatan, bahkan hidup kita—adalah anugerah dari Tuhan.

Marilah kita hidup dalam kerendahan hati, menyadari bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan. Sebab kemuliaan sejati bukan tentang ditinggikan oleh manusia, tetapi tentang hidup yang memuliakan Tuhan.

Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: