Amos menyasar ke orang “yang merasa aman di Sion dan yang merasa tenteram di gunung Samaria.”

Bangsa Israel saat itu hidup dalam kemakmuran dan kenyamanan. Namun, di tengah kelimpahan itu, mereka melupakan Tuhan dan tidak peduli pada penderitaan sesama. Itulah sebabnya Allah menegur sikap mereka melalui Amos.

Dari sini kita diingatkan bahwa janganlah kita terlalu merasa nyaman dengan segala berkat Tuhan sehingga kita lupa kepada Sang Pemberi Berkat. Kemakmuran dan kenyamanan bisa meninabobokan kita dan membuat kita merasa tidak perlu lagi mencari Tuhan.

Jadi, ingatlah untuk selalu mencari Tuhan dan jangan lupa untuk peduli dengan sesama manusia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: