Pada beberapa minggu ke depan ini kita akan belajar tentang musik gereja melalui kutipan-kutipan yang dituliskan oleh beberapa reformator. Mereka bukan hanya orang-orang yang digunakan Tuhan dalam mempertahankan kebenaran Firman, tetapi juga tentang bagaimana musik ibadah yang baik yang dapat menjadi berkat bagi manusia.

Yang pertama kita akan belajar dari Martin Luther dari Jerman yang terkenal dengan 95 tesisnya. Salah satu himne yang pernah digubah oleh Luther adalah “A Mighty Fortress is Our God” (Ya Allah Kota yang Teguh) yang menggambarkan Allah sebagai kota yang teguh, benteng dan perlindungan, dan tidak ada yang perlu kita takutkan jika bersama dengan Tuhan yang mahakuasa.

Di dalam buku Luther on Music: Paradigms of Praise oleh Carl F. Schalk dituliskan, “Keyakinan yang sama yang mendorong Luther menerjemahkan Alkitab ke berbagai bahasa juga menghasilkan kerinduan untuk keterlibatan jemaat di dalam ibadah melalui nyanyian.”

Luther juga mengatakan, “… pemberian bahasa yang dikombinasikan dengan pemberian lagu hanya diberikan kepada manusia untuk memberitahu mereka bahwa ia harus memuji Tuhan dengan kata-kata dan musik …” sama seperti yang tertulis di dalam Mazmur 104:33, “Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.”

Marilah kita terus memuji Tuhan melalui kata-kata, nyanyian, dan bahkan seluruh kehidupan kita karena Allah telah begitu baik kepada masing-masing kita.

Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan menyertai kita semua.

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: