“Hanya, janganlah ia memelihara banyak kuda … Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perak pun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak … haruslah ia menyuruh menulis baginya salinan hukum ini menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi.”
Ulangan 17:16-18
Mengenai raja yang dipilih ada kriteria yang juga dicatat di ayat 14-20. Secara sederhana, jika bangsa Israel ingin memiliki raja, maka ada tiga hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, Raja harus dipilih Tuhan.
Kedua, Tidak boleh mengumpulkan banyak kuda, istri, atau emas dan perak.
Ketiga, Harus menyalin dan membaca hukum Tuhan setiap hari, agar ia takut akan Tuhan dan tidak tinggi hati.
Dari beberapa aturan ini, saya tertarik dengan tidak boleh mengumpulkan banyak kuda. Apa alasannya?
“Sebagai suatu jalan yang aman menentang ketergantungan pada kekuatan manusia, Allah telah memperingatkan mereka yang akan memerintah Israel untuk tidak memperbanyak kuda bagi diri mereka sendiri.”
Prophets and Kings 56:2
Ketika banyak kuda, bisa jadi kita lebih bergantung pada kekuatan kita sendiri dibandingkan bergantung pada Tuhan. Di dalam hidup, sering kali kita juga mengandalkan kepintaran, kekuatan, kekayaan diri kita sendiri dan lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Kita akan ingat Tuhan ketika kita sudah dalam posisi yang susah.
“Beginilah firman TUHAN: ‘Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!’”
Yeremia 17:5, 7
Marilah kita mengandalkan Tuhan di dalam setiap aspek kehidupan kita.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin