Pasal ini berisi tentang peringatan Paskah di zaman Raja Yosia.
“Kemudian Yosia merayakan Paskah bagi TUHAN di Yerusalem. Domba Paskah disembelih pada tanggal empat belas bulan yang pertama. Sembelihlah domba Paskah, kuduskanlah dirimu, dan adakanlah persiapan bagi saudara-saudaramu, supaya dilakukan apa yang difirmankan TUHAN dengan perantaraan Musa.”
2 Tawarikh 35:1, 6
Bagaimana mereka tahu seperti apa perayaan paskah yang difirmankan Tuhan? Tentu saja karena mereka juga membaca kitab Taurat. Perhatikan pasal sebelumnya apa yang mereka lakukan.
“Kemudian pergilah raja ke rumah TUHAN bersama-sama semua orang Yehuda dan penduduk Yerusalem, para imam, orang-orang Lewi, dan seluruh orang awam, baik yang besar maupun yang masih kecil. Dengan didengar mereka ia membacakan segala perkataan dari kitab perjanjian yang ditemukan di rumah TUHAN itu.”
2 Tawarikh 34:30
Pentingnya membaca dan mempelajari firman Tuhan karena “…Firman Tuhan adalah daun dari pohon kehidupan” (The SDA Bible Commentary Vol. 2, 1039.1)
“Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik ….”
Mazmur 111:10
“Bagi para pemimpin di Israel, menyebarkan pengetahuan Kitab Suci ke seluruh wilayah mereka berarti meningkatkan kesehatan rohani.”
Letters and Manuscripts Vol. 18, Ms 14, 1903, par. 17
Oleh karena itu, apakah kita sudah membaca, mempelajari, dan merenungkan firman Tuhan? Jika sudah, pertanyaan berikutnya adalah apakah kita sudah melakukannya? Jika kita sudah melakukannya, apakah kita sudah menyebarkannya ke orang lain juga?
Ingatlah bahwa kita harus menjadi pelaku firman, bukan hanya pendengar saja (baca Yakobus 1:22), selain itu jangan lupa untuk berbagi atau menyebarkan juga kebenaran yang kita sudah ketahui.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin