Pasal ini berisi kisah tentang Raja Uzia dari Yehuda.

Singkat ceritanya, Uzia melakukan apa yang benar di mata Tuhan sehingga Allah membuatnya berhasil. Ia memperkuat pertahanan, memiliki tentara yang kuat dan lain-lain, tetapi ketika ia semakin kuat, ia menjadi tinggi hati dan melakukan hal yang merusak sehingga menghancurkan hidupnya. Baca atau dengarkan kisah lengkapnya di pasal ini.

Pasal ini penuh dengan pelajaran yang penting bagi kita.

Pertama, keberhasilan bukan hanya berbicara tentang kemampuan kita, tapi juga ketergantungan kita kepada Tuhan. Uzia menjadi besar bukan karena kekuatannya sendiri, tapi karena ia mencari Tuhan.

Kedua, keberhasilan haruslah disertai dengan kerendahan hati. Janganlah seperti Uzia yang akhirnya menjadi tinggi hati ketika ia bertambah kuat.

Ketiga, jangan melanggar perintah Tuhan. Uzia melanggar peran yang bukan miliknya. Ia mengambil peran imam, sesuatu yang sakral dan sudah ditentukan oleh Tuhan.

Keempat, selalu ada konsekuensi dari ketidaktaatan, bahkan bagi mereka yang sebelumnya hidup benar. Tuhan ingin ketaatan total, bukan hanya saat awal hidup kita.

Kiranya renungan hari ini boleh menjadi pelajaran dalam hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Leave a Reply

Contact Us

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus voluptatem accusantium doloremque laudantium totam reaperiam eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Type what you are searching for: